Friday, 10 June 2022

Arsip 2019 : Bansos Komunitas Offroad 1 File 173TB Jogjakarta Di Camping ground

Pada minggu  tanggal 4 Agustus 2019 komunitas offroad 1 file 173 Jogjakarta  berkenan untuk singgah  di camping ground desa Pampang. Komunitas ini terdiri dari  60 (enam puluh) personil.  Mereka berasal dari  5 kabupaten di propinsi daerah Istimewa Jogjakarta. Kedatangan rombongan offroad ini membawa  angin segar bagi warga masyarakat desa Pampang, yang mana hari ini ada puluhan kendaraan offroad yang berkenan singgah di desa pampang sekaligus  memberikan Bansos di desa Pampang.

Arsip 2019 : Bansos Komunitas Offroad 1 File 173TB IOG Jakarta Di Campinggroun

Sementara itu Kepala desa Pampang  Iswandi, SE dalam sambutannya menyampaikan ucapkan terima kasih pada komunitas offroad yang saat ini singgah di desa Pampang. Harapan beliau Camping ground nantinya tidak hanya dikenal di wilayah Kabupaten Gunungkidul, tetapi bisa di kenal seluruh wilayah di propisi daerah Istimewa Jogjakarta. 

Baca Juga : Wakil Bupati GK buka program TNI TMMD Sengkuyung ke-113 Tahap 1 2022

Hal ini juga berkaitan dengan konsep ekowisata yang di sedang dikembangkan di desa Pampang. Proses pelestarian lingkungan hidup, seperti larangan menembak burung tentu ini sangat menarik, pada saat mereka  berada di kawasan camping ground  mereka bisa menikmati kicauan  berbagai  burung yang berada di alam bebas.  Mereka juga bisa menikmati udara segar di tengah persawahan tadah hujan di desa Pampang. Ini sungguh peristiwa yang susah di temukan di daerah perkotaan.

Selanjutnya dari pihak komunitas offroad juga sangat senang bisa singgah di desa Pampang, sekaligus bisa memberikan bantuan bibit buah untuk di tanam di komplek camping ground. Dari komunitas  berkenan memberikan sekitar tiga puluh jenis mangga yang untuk dikembangkan di camping ground, dengan harapan pohon- pohon tersebut bisa cepat berbuah sehingga nanti ketika ada siswa-siswa yang sedang mengadakan kegiatan perkemahan di desa Pampang sekaligus bisa menikmati berbagai buah yang saat ini seang dikembangkan di wilayah tersebut.

Via FB Radio Argososro FM

No comments:

Post a Comment

Diskusi IKN : Transformasi Kalimantan Timur sebagai IKN Baru Menuju Masyarakat Hijau

Sebagai IKN Baru, Kalimantan Timur menghadapi tantangan serius, khususnya terkait berkurangnya kawasan hijau untuk pembangunan gedung dan in...